Multitasking dalam Pelaksanaan K-13


Swara Pendidik

Khoiruddin Bashori  ;   Psikolog Pendidikan, Tinggal di Yogyakarta
MEDIA INDONESIA,  24 Februari 2014

gb144KURIKULUM 2013 (K-13) telah menggelinding. Meskipun diawali dengan perdebatan yang berkepanjangan, pada akhirnya semua pihak, `terpaksa’ atau sukarela, berusaha dengan sekuat tenaga mengimplementasikannya, terutama pada sekolah-sekolah yang ditunjuk menjadi sekolah sasaran. Di balik kecemasan atau kegalauan para guru pelaksana, terdapat kegembiraan yang tebersit. Guru merasa kembali diberi ruang untuk berekspresi secara lebih merdeka.

Kegalauan yang dirasakan umumnya berkaitan dengan kurangnya kepercayaan diri guru untuk dapat melaksanakannya dengan baik. Setelah mereka mengikuti sosialisasi atau pelatihan khusus yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), kecemasan tersebut belum dapat terobati dengan baik.

Lihat pos aslinya 909 kata lagi

Tentang MARJANI UNTUK PENDIDIKAN

Blog ini dikelola oleh seorang guru yang bertugas di SMP Negeri 7 Batang Hari Leko, diperuntukan buat para guru, pelajar dan seluruh masyarakat peduli Pendidikan (masyarakat Pendidik)
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.