Baratayudha Itu Bermula Dari Keserakahan, Ketidakjujuran Dan Ilegalitas (2)


Otentik News

Oleh: Haris Rusly*

Tulisan berikut berasal dari laman otentiknews.com, yang dimuat Kamis, 22 Mei 2014.

Redaksi mendapat pesan BBM dari Haris Rusly. Pesan yang juga disampaikan ke banyak kontak tersebut, kami tampilkan kembali sesuai tulisan aslinya. Semoga bermanfaat.

Bheesma adalah putra Prabu Santanu dengan Dewi Gangga,  pewaris tunggal tahta kerajaan Hastinapura.

Alkisah, Raja Santanu yg ditinggal pergi Dewi Gangga akhirnya jatuh cinta dengan Dewi Setyawati. Prabu Santanu sedih lantaran Dewi Setyawati hanya bersedia menikah dengan dirinya, tapi dengan syarat anak keterunannya yang mewarisi tahta Hastinapura. Itu artinya Bheesma anak keturunannya bersama Dewi Gangga dibatalkan penobatannya sebagai raja.

Demi kebahagian sang ayah, pangeran Bheesma yang seharusnya mewarisi tahta sang ayah untuk jadi raja, melakukan sumpah untuk tak menjadi raja, tak menikah dan tak berketurunan seumur hidupnya.

Keserakahan Dewi Setyawati yang memaksakan anak keturunannya mewarisi tahta Hastinapura berdampak negatif pada fase kehidupan berikutnya sebagai “karma”.

Karma atau hukum sebab akibat adalah salah…

Lihat pos aslinya 139 kata lagi

Tentang MARJANI UNTUK PENDIDIKAN

Blog ini dikelola oleh seorang guru yang bertugas di SMP Negeri 7 Batang Hari Leko, diperuntukan buat para guru, pelajar dan seluruh masyarakat peduli Pendidikan (masyarakat Pendidik)
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.