Buku Pelajaran Akan Diganti Tablet, Efektifkah?


Cauchy Murtopo

Foto: theinquirer.net Foto: theinquirer.net Setelah membuat gebrakan penghentian Kurikulum 2013 (K13), Menteri Kebudayaan Pendidikan Dasar Menengah (Mendikbud) Anies Baswedan membuat gebrakan baru. Mantan rektor Universitas Paramadina Jakarta ini membuat gebrakan berkaitan dengan dunia IT. Kali ini penggagas Indonesia Mengajar ini akan mengganti buku pelajaran siswa dengan tablet.

Nama programnya adalah e-Sabak. Sabak adalah papan yang digunakan untuk menulis pada jaman dulu. Buku pelajaran yang biasa dipakai terkesan sangat tradisional. Anies akan menggantinya dengan alasan supaya lebih hemat dalam anggaran. Tak hanya itu saja Anies mengklaim bahwa dengan e-Sabak bisa diatasi permasalahan pendistribusian buku. Kita ketahui bahwa sampai saat ini buku belajar siswa untuk K13 masih banyak yang belum ada, itu artinya distribusi belum merata. Ini adalah salah satu alasan Anies menghentikan K13.

Namun, apakah kibijakan dari Anies ini bisa berjalan dengan baik? Karena dengan mengganti buku tradisional ke e-Sabak harus banyak yang dipersiapkan. Jangan sampai program yang bagus ini hanya sebuah proyek…

Lihat pos aslinya 462 kata lagi

Tentang MARJANI UNTUK PENDIDIKAN

Blog ini dikelola oleh seorang guru yang bertugas di SMP Negeri 7 Batang Hari Leko, diperuntukan buat para guru, pelajar dan seluruh masyarakat peduli Pendidikan (masyarakat Pendidik)
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.