Kartu Jakarta Pintar Menyimpang?


Ragam Berita

image

Kartu Jakarta Pintar yang diluncurkan Joko
Widodo saat menjadi gubernur DKI Jakarta
diduga menyimpang pada pelaksanaannya.
Ada hal lain di balik Kartu Jakarta Pintar.

Bukannya membuat siswa pintar, tapi justru
membuat masyarakat manipulatif.
Program bantuan pendidikan saat Joko Widodo
menjadi gubernur DKI ini ternyata melenceng.

Bukan hanya siswa tidak tepat sasaran, tetapi
penggunaannya di luar keperluan pendidikan.
Padahal pada tahun 2013 dan 2014, dana yang
disalurkan pemerintah DKI Jakarta mencapai Rp.
1,5 triliun. Pihak Dinas Pendidikan DKI Jakarta
juga mengakui adanya penyimpangan pada
pelaksaannya.

Belajar dari Jakarta, daerah lain yang memiliki
program serupa memperketat penyaluran dan
pengawasan kartu pintar mereka. Sudah
seharusnya implementasi penggunaan anggaran
diperbaiki demi penghematan anggaran Negara.

Apalagi Joko Widodo pernah berjanji membangun
tata kelola pemerintah yang bersih, efektif,
demokratis dan terpercaya.

Lihat pos aslinya

Tentang MARJANI UNTUK PENDIDIKAN

Blog ini dikelola oleh seorang guru yang bertugas di SMP Negeri 7 Batang Hari Leko, diperuntukan buat para guru, pelajar dan seluruh masyarakat peduli Pendidikan (masyarakat Pendidik)
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.