Kasus Babinsa Selesai, Panglima TNI Ambil Alih


FIKSIKULO

Penglima TNI Jenderal Moeldoko bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyono (kiri) dan Kapuspen TNI Mayjen Fuad Basya(kanan) menggelar jumpa pers terkait kasus babinsa. (JPNN.com) Penglima TNI Jenderal Moeldoko bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyono (kiri) dan Kapuspen TNI Mayjen Fuad Basya(kanan) menggelar jumpa pers terkait kasus babinsa. (JPNN.com)

Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengambil alih semua permasalahan yang melibatkan bintara pembina desa dalam pendataan preferensi pilihan warga di Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Moeldoko siap bertanggung jawab jika bawahannya terbukti melakukan kesalahan.

Ia menegaskan, sebagai Panglima TNI, dirinya siap bertanggung jawab jika ada bawahannya yang terbukti melakukan kesalahan. Moeldoko juga meminta publik tidak resah dan tidak memandang miring kehadiran babinsa.

“Seluruh tanggung jawab ada di pundak Panglima TNI. Semua sudah saya ambil alih, nanti seandainya ada babinsa yang melakukan pelanggaran, Panglima akan mengambil langkah hukum militer, atau hukuman administrasi dan hukuman disiplin,” kata Moeldoko, Minggu (8/6).

Menurut Moeldoko, babinsa yang melakukan pendataan di Pemilu Presiden 2014 berjalan tak terstruktur. Ia meminta masalah tersebut tak dibesar-besarkan karena TNI dijamin netral di pemilu.

Moeldoko menjelaskan, dirinya telah menerima…

Lihat pos aslinya 338 kata lagi

Tentang MARJANI UNTUK PENDIDIKAN

Blog ini dikelola oleh seorang guru yang bertugas di SMP Negeri 7 Batang Hari Leko, diperuntukan buat para guru, pelajar dan seluruh masyarakat peduli Pendidikan (masyarakat Pendidik)
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.