Hikmah Dari Ulama Yang Bijak


gulirbawah

Pada zaman dulu, di sebuah desa tinggal seorang ulama. Ulama ini terkenal karena kebijaksanaannya sehingga sering ditanya dan dimintai nasehat oleh orang-orang desa. Salah satu penduduk desa itu adalah seorang pedagang kecil yang setiap hari berkeliling untuk berjualan sayur dengan menggunakan kereta kundanya.

Suatu hari kuda satu-satunya itu mati mendadak. Dia lalu kebingngan karena tidak siap untuk mencari kuda pengganti. Apalagi untuk membeli kuda baru, dia tidak memiliki uang. Kebingungannya bertambah parah karena sayur dagangannya menjadi busuk. Dengan sedih dia menemui ulama itu.

Pedagang itu berkata “Tuan tolonglah saya. Saya sedang mendapat musibah. Kuda satu-satunya, yang merupakan tulang punggung saya untuk mencari nafkah mati. Harus kemana saya mencari uang untuk anak istri? Ini adalah musibah yang paling buruk yang menimpa saya”. Ulama itu lalu berkata “Mungkin ya, mungkin juga tidak”. Pria itu bingung dengan jawaban ulama itu. Dia malah menganggap orang tua itu sedang kacau pikirannya.

Namun keesokan harinya, tiba-tiba…

Lihat pos aslinya 295 kata lagi

Iklan

Tentang MARJANI UNTUK PENDIDIKAN

Blog ini dikelola oleh seorang guru yang bertugas di SMP Negeri 7 Batang Hari Leko, diperuntukan buat para guru, pelajar dan seluruh masyarakat peduli Pendidikan (masyarakat Pendidik)
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.