“…DINKES BANTUL Lakukan PEMBINAAN bagi USAHA Mikro JAMU Tradisional…”


NASIONALIS RAKYAT MERDEKA

“…NRMnews.com – Bantul, Sebagai upaya meminimalisir peredaran jamu dan obat tradisional tidak sesuai standar kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan pembinaan. Pembinaan ini dilakukan terhadap industri mikro yang memproduksi jamu termasuk obat-obatan tradisional di wilayah setempat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, Maya Sintowati Panji, Selasa (9/7/2013) mengatakan, “jadi Insya Allah peredaran jamu dan obat tradisional di Bantul saat ini masih aman. Kami bersama dengan petugas Puskesmas rutin melakukan pembinaan termasuk mengarahkan mereka agar memperhatikan sanitasi dan higienis.”

Maya mengaku pihaknya tidak mengetahui pasti berapa jumlah pelaku usaha mikro yang memproduksi jamu dan obat tradisional. Meski demikian, para penjual dan pemilik kios jamu ini tergabung dalam paguyuban pengobat tradisional. Lebih lanjut Maya menyebutkan saat ini ada empat klasifikasi jenis jamu atau obat tradisional yang berkembang.

Keempat klasifikasi itu yakni sesuai ramuan tradisional, karena ketrampilan, supranatural, dan berdasarkan keagamaan seperti rukyah dan sebagainya…

Lihat pos aslinya 133 kata lagi

Tentang MARJANI UNTUK PENDIDIKAN

Blog ini dikelola oleh seorang guru yang bertugas di SMP Negeri 7 Batang Hari Leko, diperuntukan buat para guru, pelajar dan seluruh masyarakat peduli Pendidikan (masyarakat Pendidik)
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.