OPERATOR DAPODIK


Mulai awal tahun 2013 pencairan dana tunjangan profesi/sertivikasi bagi para guru harus berdasarkan Data Pokok Kependidikan (DAPODIK), dan masing masing satuan pendidikan termasuk satuan Pendidikan tempat saya bekerja, mulai menunjuk seseorang untuk menangani pendataan yang diinginkan sesuai aplikasi dapodik yang telah di instal pada komputer/laptop operator, setelah tigabulan berjalan dan data sudah mulai terkirim ke server dapodik pusat, ada sebagian yang berhasil dan ada sebagiannya lagi belum berhasil, Nah….. disinilah tugas dan beban berat bagi para operator, para guru pada satuan pendidikan tertentu menuntut agar data secepatnya diperbaharui/diperbaiki apalagi yang belum beres termasuk diantaranya Bos Besar, maka operator ditegur dan inperintahkan agar cepat menyelesaian tugasnya dengan baik, tanpa melihat siapa dan mengapa data belum beres.

Sebaliknya apa bila data yang dimaksud sudah diterima dan dinyatakan sukses, mereka tidak mempermasalahkan apapun, termasuk siapa dan bagaimana operator bekerja…. 

Dengan kata lain, bila operator kerjanya sukses, tak masalah, akan tetapi bila gagal diributkan atau dipermasalahkan, bila tunjangan sudah cair mereka lupa, kepada para operatornya, mereka bilang itukan sudah tugasnya….. 

Nasib…. Nasib…. jadi operator….  data tak beres pertama dicari tunjangan cair gak ada yang nyari hahahaha….. 

Tentang MARJANI UNTUK PENDIDIKAN

Blog ini dikelola oleh seorang guru yang bertugas di SMP Negeri 7 Batang Hari Leko, diperuntukan buat para guru, pelajar dan seluruh masyarakat peduli Pendidikan (masyarakat Pendidik)
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.