MENGULANGI PERKATAAN KARENA DIMINTA OLEH MURID


Ashof Muawwal Ibnu Muhammad

sukses

Al Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Sa’id radhiyallahu’anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Wahai Abu Sa’id! Siapa yang ridha Allah sebagai Rabbnya, Islam sebagai agamanya, dan Muhammad sebagai nabinya, maka ia pasti masuk syurga.” Mendengar hal itu, Abu Sa’id radhiyalla…hu’anhu terkesima lalu berkata: Ulangi kembali untukku, wahai Rasulullah.” Beliaupun kembali mengulanginya. (Shahih Muslim, Kitabul Imarah, Bab penjelasan tentang tingkatan yang Allah sediakan bagi seorang mujahid di syurga, bagian dari hadits no. 116 (1884), 3/1501)

Faidah dari hadits ini:
a.Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam memanggil Abu Sa’id radhiyallahu’anhu dengan namanya. Hal ini jelas memiliki pengaruh yang besar dalam penyampaian bimbingan dan ta’lim.
b.Kerendahan hati pemuka para nabi yang terdahulu hingga yang terakhir bapak dan ibuku sebagai tebusannya- terhadap muridnya. Di mana beliau tidak ragu untuk mengulangi perkataan atas permintaan muridnya. Sikap ini amat berbeda jauh dengan sebagian pengajar, sehingga celaka dan celaka jika ada murid yang meminta mereka untuk mengulangi perkataan…

Lihat pos aslinya 13 kata lagi

Tentang MARJANI UNTUK PENDIDIKAN

Blog ini dikelola oleh seorang guru yang bertugas di SMP Negeri 7 Batang Hari Leko, diperuntukan buat para guru, pelajar dan seluruh masyarakat peduli Pendidikan (masyarakat Pendidik)
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.