Hidup di Antara Dua Dunia: Karyawan dan Pengusaha


Bacaan Pribadi. #Kautsar

Tulisan Pak Nukman Luthfie di http://www.sudutpandang.com

Saya mendapat pertanyaan pamungkas yang sangat menarik tatkala mengisi breakout session mengenai Blogpreneurship di Pesta Blogger 2009, kemarin, Minggu 25 Oktober 2009. Pertanyaan datang dari seorang blogger yang masih berstatus karyawan sebuah perusahaan, namun pada saat yang sama juga merintis usaha sendiri. “Sebaiknya apa yang saya lakukan, saya bingung diantara dua hal ini: bekerja sebagai karyawan atau usaha sendiri?”.

Bukan sekali dua kali saya menerima pertanyaan seperti ini. Puluhan, mungkin lebih dari seratus kali. Yang tidak bertanya mungkin lebih banyak. Kalau saya amati di sekitar saya sendiri saja, tak sedikit yang hidup di dua dunia seperti itu: mereka tetap bekerja dari jam 08:00 hingga 17:00 sebagai karyawan, dan selepas itu mereka berjibaku sebagai pengusaha (biasanya kecil-kecilan). Inilah yang oleh keluarga Tangan Di Atas (TDA) disebut sebagai pengusaha amfibi: waktunya dibagi sebagai karyawan dan pengusaha. Bukan pengusaha tulen. Bukan pula 100% karyawan.

katak
Pertanyaan seperti di atas, biasanya muncul…

Lihat pos aslinya 380 kata lagi

Tentang MARJANI UNTUK PENDIDIKAN

Blog ini dikelola oleh seorang guru yang bertugas di SMP Negeri 7 Batang Hari Leko, diperuntukan buat para guru, pelajar dan seluruh masyarakat peduli Pendidikan (masyarakat Pendidik)
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.